aelke mariska vs geovanni "kimmi" lestari, pilih mana?

 Ini ada 2 cewek yang menurut gw penampilannya perfect banget, sama2 memiliki wajah oriental yang imut tetapi mereka adalah warga negara indonesia asli.

a. aelke mariska

kita mulai dari wanita berwajah jepang ini. awal mula gw ngeliat wajah cantiknya itu di iklan pocari sweat. konon syuting iklannnya aja udah ambil take di afrika selatan. terus ada cerita lucu  juga dari iklan pertamanya itu. Kata aelke sendiri, sewaktu adegan aelke menaiki sepeda dalam iklan, aelke amat kesulitan karena aelke sendiri ternyata tidak bisa menaiki sepeda sebelumnya. hal ini membuat aelke harus belajar bersepeda dahulu selama seminggu penuh.

aelke yang juga sarjana Universitas Trisakti (Visual Communication Design Major) ini telah melakoni banyak peran dalam iklan. selain dari iklan pocari sweat tadi, aelke juga  pernah bermain di iklan advan, homy pad, toko bagus.com, dan juga sekarang lagi hot-hotnya sehingga mengingatkan lagi gw soal sosoknya yaitu iklan As telkomsel.

karena kepopulerannya itu, bukan cuma iklan, dia juga mendapat peran dalam video clip single lagu bukan pemamin cinta - aura kasih, kutunggu kau selalu - vicky shu, dan na wa neo ( you and me ) falling in live - HITZ.

kesuksesannya dalam layar kaca bukan hanya itu, tapi masih ada lagi, yang justru membuat namanya melejit dari sinema elektronik yang ia lakoni bersama para personil SM*SH, CINTA CENAT CENUT 2.

Dari semua kesuksesannya itu, tentu amat membanggakan. Tapi yang membuat gw suka sama ini cewek bukan semua itu. Bibir seksinya yang selalu bikin gw gemes sama ini cewek. And ada lagi, cewek berkelahiran 17 November 1988 ini juga memilik pekerjaan selain artis, yaitu sebagai model dan design grafis. Tidak tanggung-tanggung, aelke bekerja sebagai design grafis di PT Mitra Adi Perkasa, perusahaan besar di asia.

kalau yang satu ini, gw akuin yang perfect bukan penampilannya aja tapi juga pencapaiannya juga hobby photography-nya. oia dia juga punya blog : aelkeleith.blogspot.com









b. Geovanni "Kimmi" lestari

Kenapa gw taro nama kimmi di tengah namanya? karena sebenernya dia lebih populer dengan nama peran di iklannya itu "Kimmi".

Kimmi pertama muncul di layar kaca lewat iklan bersambung As telkomsel. Dalam iklan ini Kimmi  berperan sebagai pacar wanita dari laki-laki tablooo yang sayang banget sama dia ( kalo dibilang sayang, gw juga boleh tuh sayang sama Kimmi). Ada 4 iklan As telkomsel yang dimainkan Kimmi ( yang kini di gantikan Aelke ).

iklan yang dimainkan oleh Kimmi tersebut amat populer, sehingga namanya pun melejit, bahkan melebihi pemeran cowok dalam iklan yang sama dengan Kimmi.

kepopuleran namanya membuat dia sering dipangggil untuk menjadi bintang tamu di berbagai acara, seperti contohnya acara Hitam Putih oleh Deddy coubuzer dan digital clip trans tv yang juga membuat dia bermain di clip parodu ( SKSD - jijik ).

gw juga tidak lupa sama logat bicarana di iklan, yang ngebuat Kimmi terkesan imut banget, "apa susahnya ngomooongg"" Telepon ga pernaaahh, SMS ga pernah dibaleeess"..

Sejalan dengan kesuksesannya di dunia iklan, Kimmi yang telah lebih dulu tergabung dalam girlband ini lalu melakukan promo terhadap single pertamanya yang berjudul "Miring-miring ga Penting", dengan nama girlbandnya "chilli girl".

Walau tidak terlalu meledak, lagu single tersebut tetap lumayan sering diputar di radio dan layar tv. Dengan rilis single tersebut, jadi Kimmi lebih sering tampil di Tv sebagai chilli girl, bukan hanya sebagai pemain iklan yang sukses dan lucu.

Dilihat dari umurnya yang baru 19 tahun, yang lahir pada 26 September 1993, yang  merupakan kelahiran jakarta juga, Kimmi termasuk sosok muda yang sukses dengan kepopulerannya.

bagi gw, wajahnya bagaikan boneka yang rasanya enak banget kalau dicubit-cibit pipinya.





Jadi kalau disuruh milih sebagai wanita idaman diantara 2 ini, lebih milih yang mana??
hmmm,, kalau gw jujur milih aelke yang imut-imut itu...tapi dipandang daun mudanya, jelas Kimmi imut-imut lebih unggul!! :-D

Thanks for looking :D

Posted by
Egyompong

More

PANCA MERPATI PUTIH 46 2012

3 hari gw di puncak. berangkat naek motor sambil ngebonceng temen pulangnya juga sama. 3 hari itu yang capeknya pas perjalanan. di villa malah nyantai ajja. padahal lagi jadi panitia acara juga di sana, PANCA MERPATI PUTIH 46.

jadi keinget suasana dingin parah di sana, sayang sekarang udah si jakarta lagi.

fotonya belom bisa di share di sini ( foto menyusul ). acara cukup bikin pusing and puter otak, tapi untung gw orangnya pinter, ambil contoh ajja di  sana gw di suruh ngisi materi silat. pas udah jamnya,ternyata slide presentasi gw blomm kelar yang buat ngisi materi ( karena laptop dimaenn mulu sama temen-temen, mentang-mentas ada PES2012 di laptop ). dengan waktu yang singkat, gw bisa  selesain tuh simplisity slide. trus barulah eksekusinya sama temen gw b2 biar kagak boring di depan banyak peserta, dan hasilnya lumayanlah..

gw ga mau banyak fight pas latihan, jadi gw hindarin ajja semua ajakan  buat fight pas sesi tanding ( gembul cup ), soalnya juga pas acara jurit malem ( pembajaan ) pas malemnya juga kaki gw udah jadi korban gara-gara jadi ninja buat ribut sama peserta ( sekalian narikin nametag peserta ).

pesan gw buat para peserta baru ajja gw tulis di facebook  ( biar keliatan bijaknya gw di depan  peserta ). ya gw harap aja para penerus gw di MERPATI PUTIH 46  bisa teris axist and buka peluang baru buat MERPATI PUTIH 46.

Posted by
Egyompong

More

meet DONNY OSKARIA and owner TOKYO SKIPJACK

hari kamis kemarin ( 11 oktober 2012 ) ada acara yang  dinamakan dies natalis Unisadhuguna Business School ( UBS )  ke-5. Dari namanya udah ketahuan kalau ini acara ulang tahun kampus.
acara kemarin mulai jam 7 malem sampe jam 9 malem. cuma  2 jam aja udah bikin saya banyak mikir and dapet masukan seabreg soal bisnis..

kalau mau diceritain dari profil 2 pembicara, pertama, DONNY OSKARIA selaku Vice President Regional Business Head Bank Mega. Pak DONNY ini merupakan sosok yang disiplin dan penuh semangat ( ngga salah kalau beliau bisa sesukses sekarang ). dari cerita yang beliau ungkapkan sendiri, ternyata beliau keturunan Padang dan beluau mengaku jiwa entrepreneurnya tak lepas dari sifat ke-padangan'nya ( pinter dagang ). beliau besar dalam perantauan di jakarta sejak beliau baru sekolah dasar, sementara kedua orang tuanya menerap di daerah asal, padang, itu karena keterbatasan biaya untuk tinggal dan menetap di jakarta.

Beliau mengaku kalau sejak kecil beliau bukanlah orang yang terpandang dan memang hanya berasal dari keluarga yang sederhana. selama tinggal di jakarta, beliau hanya mengandalkan teman-temannya ( katanya numpang tinggal dari teman ke teman, kalau yang satu sudah bosan ditumpangi, yaaa pindah ke teman yang lainnya ). beliau menamatkan S1 nya di Universitas padjajaran. kesuksesanya disinggung olehnya  adalah karena perjuangan yang tak henti, teman-teman yang selalu  mendukung, dan terbiasa hidup dalam unconfertable zone-nya ( dari kecil udah numpang tinggal sama orang terus ) yng membuat dia tidak pernah ragu untuk perubahan-perubahan hidupnya.

Lalu pembicara kedua,  owner restauran TOKYO SKIPJACK. beliau ini ternyata merupakan teman dari kecil bapak DONNY OSKARIA. beliau adalah seorang risk taker sejati, terbukti dari kisah entrepreneurnya  yang selalu bangkit dari krisis dan sekarang sedang berjaya dengan berkembangnya usaha yang beliau geluti.

Dari cerita beliau, sungguh lucu jalan usahanya. mulanya beliau adalah seorang pegawai marketing yang lalu di PHK karena  krisis berkepanjangan pada tahun 1998 di indonesia. dan hingga beliau berpindah jalan menjadi pengusaha karena dirangkul oleh rekannya  untuk usaha ikan Lele yang akhirnya ternyata bangkrut ( karena lele-nya selalu ilang ). kisah itu tidak berakhir di situ saja, saat beliau yang sedang frustasi ternyata mendapat ide brilian dari temannya yang lain ( ini pas lagi masak-masak sama temennya ) sehingga langsung terbentuklah restauran tokyo skipjack yang masih berkembang sampai saat ini.

Bahasan acara seminar ini tentang young entrepreneur ( usia kecil - 35 th), 



DONNY OSKARIA dengan karismanya menyihir audiens dengan wejangan-wejangan brilian nya. beliau selalu mengingatkan tentang entrepreneur is lifestyle dan banyak sekali menyertakan contoh remaja dengan entrepreneurship sukses, contohnya tidak lain si @Poconggg, arief muhammad, yang telah sukses dengan karier serabutannya ( blogger, penulis buku, film, presenter, and tukang narsis sama cewek "soalnya udah 2th  blom dapat pacar" ).




ini bertiga temen masa kecil yang udah lama ngga ketemu, yang paling kanan moderator, tengah owner restauran Tokyo  SKIPJACK, and paling kiri DONNY OSKARIA




Sosok DONNY OSKARIA terkesan sangat berwibawa, terutama saat menerima pertanyaan dari audiens, selalu menjawab dengan tepat, jelas, dan  tegas.




owner Tokyo SKIPJACK ini adalah sosok yang memiliki daya tarik dan kepintaran yang tinggi. Dibalik  semua kesuksesannya, beliau tetap tidak lupa dengan masa-masa susahnya. tidak  sekalipun sosok beliau terlihat sombong dan angkuh terhadap orang lain.
sejujurnya, beliau memberi dukungan mental bagi saya tentang membuka usaha itu tidak harus dengan perhitungan yang matang dan seksama.. baginya ( dan termasuk bagi saya ) usaha bukanlah soal kalkulasi, tetapi semua ditentukan atas keberanian kita dalam memulai dan melakukan.




DONNY OSKARIA menerima pelakat dari Rektor UBS,






Dan merekas semua adalah  teman semasa SMU dahulu.
ujung kanan bp. erwin ( dosen UBS ), waniti dengan baju batik merah muda ibu atiek ( dosen UBS ), owner TOKYO SKIPJACK, DONNY OSKARIA, lalu yang paling ujung kiri Bp. adi ( dosen UBS ).



Pertemuan dengan dua entrepreneur tersebut memberikan kesan yang bermakna bagi saya, "bahwa tidak harus yang kaya yang akan terus kaya, bahwa yang pintar akan terus terlihat pintar, dan semua ini akan ada fase naik turun kehidupan, karena kehidupan akan selalu berputar seiring usaha yang terus kita lakukan "

Posted by
Egyompong

More

@ jakarta japan matsuri 2012

wahaha, ikut  acara cuma modal anduk, baju kemeja, ama tas.. sisanya dibayarin..

niatnya mau pake kostum roker jepang, tapi tak ayal jaketnya kebawa ama om gw.. yasudah jadi berpenampilan gembel gini.. wakaka kata temen gw malah kaya orang kantoran,,,  loh

nih liat ajja gambarnya, cekiprot !!!!!


pencahaan gambar rusak, soalnya diambil pake Kamera HP 2MP.. acara seru banget and yang jelas banyak cewek cakepnya.. wahahaha

thanks for looking

Posted by
Egyompong

More

Makalah Kaitan Pancasila dengan Pembangunan Nasional



FEGY SAPUTRA
SOFT SKILL
UNI SHADUGUNA BUSINESS SCHOOLS

BAB I.        PENDAHULUAN
Untuk mencapai tujuan dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan bernegara, bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan nasional. Tujuan negara dalam Pembukaan UUD 1945, “melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia”. Adapun selain tujuan nasional juga tujuan internasional (tujuan umum), “ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.
Secara filosofis  hakikat kedudukan pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional mengandung suatu konsekuensi bahwa dalam segala aspek pembangunan nasional kita harus mendasarkan pada hakikat nilai-nilai sila-sila pancasila.
Kalau dilihat dari pengertian paradigma, Paradigma adalah asumsi-asumsi dasar dan asumsi-asumsi teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai), sehingga merupakan suatu sumber hukum-hukum, metode, serta penerapan dalam ilmu pengetahuan sehingga sangat  menentukan sifat, ciri serta karakter ilmu pengetahuan itu sendiri.
Jika ditemukan kelemahan-kelemahan pada teori yang telah ada, maka ilmuan akan kembali pada asumsi-asumsi dasar serta asumsi teoritis sehingga dengan demikian perkembangan ilmu pengetahuan kembali mengakaji paradigma dari ilmu pengetahuan tersebut atau dengan kata lain ilmu pengetahuan harus mengkaji dasar ontologis dari ilmu itu sendiri.
Jadi, Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional, berartikan Pancasila merupakan suatu sumber hukum-hukum, metode, serta penerapan dalam pembangunan nasional dan jika ditemukan kelemahan-kelemahan pada teori yang telah ada tentang pembangunan nasional, maka ilmuan akan kembali pada pengertian sila-sila itu sendiri.
Pancasila dasar negara dan negara adalah organisasi (persekutuan hidup) manusia. Oleh karena itu negara dalam rangka mewujudkan tujuannya melalui pembangunan nasional untuk mewujudkan tujuan seluruh warganya untuk kembali pada dasar hakikat-hakikat manusia “monoprulalis”.
Unsur-unsur hakikat manusia “monoprulalis” meliputi susunan kodrat manusia, rokhani (jiwa) dan raga, sifat kodrat manusia makhluk individual dan makhluk sosial serta kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk pribadi berdiri sendiri dan sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa. Konsekuensinya dalam realisasi pembangunan nasional dalam berbagai bidang untuk mewujudkan peningkatan harkat dan martabat manusia secara konsisten berdasarkan pada nilai-nilai hakikat kodrat manusia tersebut.
Maka pembangunan nasional harus meliputi aspek jiwa (rokhani) yang mencakup akal, rasa, dan kehendak, aspek raga (jasmani), aspek individu, aspek sosial, aspek pribadi dan juga aspek kehidupan terhadap Tuhannya dengan cara berpedoman pada pancasila.













BAB II.      IDENTIFIKASI MASALAH
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka penulis rumuskan permasalahan yang ada agar permasalahan tersebut lebih terfokus terhadap tema isi makalah ini. Adapun rumusan masalah tersebut sebagi berikut :
·        Bagaimana negara dapat mewujudkan tujuannya melalui pembangunan nasional untuk mewujudkan tujuan harkat dan mertabat manusia ?
·        Bagaimana negara bisa secara konsisten mewujudkan peningkattan harkat dan martabat manusia?
·        Bagaimana pancasila dapat membantu dalam mewujudkan pembangunan nasional?
·        Aspek apa saja yang perlu dibangun dalam negara ?











BAB III.     PEMBAGIAN
*    Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan IPTEK
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) pada hakikatnya merupakan hasil kreatifitas rokhani manusia. Unsur jiwa rokhani manusia meliputi aspek akal, rasa, dan kehendak. Rasa merupakan potensi rokhaniah manusia dalam hubungan dengan intelektualitas, rasa dalam bidang estetis, kehendak dalam bidang moral (etika).
Tujuan yang essensial dari IPTEK adalah demi kesejahtraan umat manusia, sehingga IPTEK tidak bebas nilai namun terikat nilai. Dalam masalah ini Pancasila telah memberi dasar nilai-nilai bagi pengembangan IPTEK demi kesejahtraan hidup umat manusia. Pengembangan IPTEK sebagai hasil budaya manusia harus didasarkan pada moral Ketuhanan dan kemanusiaan yang adil dan beradab.
Sila Ketuhanan yang Maha Esa, mengkomplementsikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antar rasional dan irasional, antar akal, rasa, dan kehendak.  Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksudnya dan akibatnya apakah merugikan manusia dengan sekitarnya. Sila  ini menempatkan manusia di alam semasta bukan sebagai pusatnya melainkan sebagai bagian sistematik dari alam yang diolahnya (T.Jacob, 1986).
Sila kemanusiaan yang adil dan beradab, memeberikan daasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK haruslah bersifat beradab. Pengembangan IPTEK harus didasarkan pada hakikat tujuan demi kesejahtraan umat manusia. IPTEK bukan untuk kesombongan, kecongkaan, keserakahan manusia namun harus diabaikan demi peningkatan harkat dan martabat manusia.
Sila persatuan Indonesia, mengkomplementasikan universalia dan internasionalisme (kemanusian) dalam sila lain. Pengembangan IPTEK diarahkan demi kesejahtraan umat manusia termasuk di dalamnya kesejahtraan bangsa Indonesia. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian dari umat manusia di dunia.
Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan haruslah memiliki  kebebasan untuk mengembangkan IPTEK. Selain itu dalam pengembangan IPTEK setiap ilmuan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka, artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lain.
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, menusia dengan tuhannya, menusian dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungan (T. Jacob,1986)













*    Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan POLEKSOSBUD HANKAM
Pembangunan pada hakikatnya merupakan suatu realisasi praksis untuk mencapai tujuan bangsa. Adapun pengembangan rinci dalam berbagai macam bidang antara lain POLEKSOSBUD HANKAM.
Pembangunan yang merupakan realisasi praksis dalam negara untuk mencapai tujuan seluruh warga harus mendasarkan pada hakikat menusia sebagai subjek pelaksana sekaligus tujuan pembangunan. Pembangunan hakikatnya membangun manusia lengkap, secara utuh meliputi seluruh unsur hakikat manusia monopruralis, atau dengan lain perkataan membangun mertabat manusia.














v Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Bidang Politik
Kehidupam politik dalam negara harus benar-benar untuk merealisasikan tujuan demi harkat dan martabat manusia. Dalam sistem politik negara harus mendasarkan pada tuntutan hak dasar kemenusiaan yang di dalam istilah hukum dan kenegaraan disebut hak asasi manusia. Hal ini sebagai perwujudan hak atas mertabat kemanusiaan sehinga sistem politik negara harus mampu menciptakan sistem yang menjamin atas hak-hak tersebut.
Dalam sistem politik negara harus mendasarkan pada kekuasaan yang bersumber penjelmaan hakikat manusia sebagai individu-makhluk sosial yang menjelma sebagai rakyat. Oleh kerena itu kekuasaan negara harus berdasarkan kekuasaan rakyat bukannya kekuasaan perseorangan atau kelompok. Selain itu sistem politik negara Pancasila memberi dasar-dasar moralitas poitik negara. Telah diungkapkan oleh para pendiri negara Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), misalnya Drs. Moh. Hatta, menyatakan bahwa “negara berdasarkan atas Ketuhanan yang Maha Esa, atas dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Hal ini menurut Moh. Hatta agar memberikan dasar-dasar moral supaya negara tidak berdasarkan kekuasaan, oleh karena itu dalam politik negara termasuk para elit politik dan para penyelenggara negara untuk memegang budi pekerti kemanusiaan serta memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur.
Dalam sila-sila pancasila tersusun atas urutan-urutan sistematis, bahwa dalam politik negara harus memndasarkan pada kerakyatan (Sila IV), adapun pengembangan dan aktualisasi politik negara berdasarkan moralitas berturut-turut moral Ketuhanan (Sila I), moral Kemanusiaan (Sila II), dan  moral persatuan, yaitu ikatan moralitas sebagai suatu bangsa (Sila III). Adapun aktulitas dan pengembangan politik negara demi tercapainya keadilan dalam hidup bersama (Sila V).



v Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi
Dalam dunia ilmu ekonomi boleh dikatakan jarang ditemukan pakar ekonomi yang mendasarkan pemikiran pengembangan ekonomi atas dasar moralitas kemanusiaan dan Ketuhanan.
Perkembangan ilmu ekonomi pada akhir abad ke-18 menumbuhkan ekonomi kapitalis. Atas dasar kenyataan objektif inilah maka di eropa pada awal abad ke-19 muncullah pemikiran sebagai reaksi atas perkembangan ekonomi tersebut yaitu sosialis kominisme yang memperjuangkan nasib kaum proletar yang ditindas oleh kaum kapitalis. Oleh karena itu kiranya menjadi sangat penting bahkan mendesak untuk dikembangkkan sistem ekonomi yang mendasar pada moralitas humanistik, ekonomi yang berkemanusiaan.
Atas dasar kenyataan tersebut maka Mubyarto kemudian mengembangkan ekonomi kerakyatan, yaitu ekonomi yang humanistik yang mendasarkan pada tujuan demi kesejahtraan rakyat secara luas. Pengembangan ekonomi tidak bisa dipisahkan dengan nilai-nilai moral kemanusiaan (Mubyarto, 1999). Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa tujuan ekonomi itu sendiri adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia, agar manusia menjadi sejahtra.









v Pancasila Sebagai Paradigma Pengambangan Sosial Budaya
Dalam pembangunan pengembangan aspek sosial budaya hendaknya didasarkan atas sistem nilai yang sesuai dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh masyarakat tersebut. Proses reformasi dewasa ini sering kita saksikan adanya stagnasi nilai sosial budaya dalam masyarakat sehingga tidak mengherankan jikalau di berbagai wilayah Indonesia saat ini terjadi berbagai macam gejolak yang sangat memprihatinkan antara lain amuk masa yang cenderung anarkis.Dalam penembangan sosial budaya pada masa reformasi dewasa ini kita harus mengangkat nilai-nilai yang dimiliki bangsa Indonesia sebagai dasar nilai yaitu nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Dalam prinsip etika Pancasila pada hakikatnya bersifat humanistik, artinya nilai-nilai Pancasila mendasarkan pada nilai yang bersumber pada harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang berbudaya. Terdapat rumusan dalam silai kedua Pancasila, yaitu “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Dalam rangka pengembangan sosial  budaya, Pancasila merupakan sumber normatif bagi peningkatan humanisasi dalam bidang sosial budaya. Sebagai kerangka kesadaran Pancasila dapat merupakan dorongan untuk (1) universalisasi, yaitu melepaskan simbol-simbol dari ketekaitan struktur, dan (2) transendentalisasi, yaitu meningkatkan derajat kemerdekaan manusia dan kebebasan spiritual (Koentowijoyo, 1986). Dengan demikian maka proses humanisasi universal akan dehumanisasi serta aktualisasi nilai hanya demi kepentingan kelompok sasial tertentu sehingga menciptakan sistem sosial budaya yang beradab.
Dalam proses reformasi dewasa ini sering kita saksikan gejolak masyarakat yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan beradab. Hal ini sebagai akibat pembenturan kepentingan politik demi kekuasaan sehingga masyarakat sebagai elemen infrastruktur politik yang melakukan aksi sebagai akibat akumulasi persoalan-persoalan politik. Demikian pula meningkatnya fanatisme  di berbagai daerah mengakibatkan lumpuhnya keberadaan masyarakat.


v Pancasila Sebagai Paradigma Pembangan HANKAM
Demi tegaknya hak-hak warga negara maka  diperlukan perturan perundang-undangan negara, baik dalam rangka mengatur ketertiban warga maupun dalam rangka melindungi hak-hak warganya. Keamanan merupakan syarat mutlak tercapainya kesejahtraan warga negara. Adapun demi tegaknya integritas seluruh masyarakat negara diperlukan suatu pertahanan negara.
Oleh  karena itu Pancasila sebagai dasar negara dan mendasarkan diri pada hakikat nilai kemanusiaan monoprulalis maka pertahanan dan keamanan negara harus dikembalikan pada tercapainya harkat dan martabat manusia sebagai pendukung pokok negara. Pertahanan dan keamanan bukanlah untuk kekuasaan sebab kalau demikian sudah dapat dipastikan akan melanggar hak asasi manusia.
Demikian pun pertahanan dan keamanan negara bukanlah hanya untuk sekelompok warga ataupun kelompok politik tertentu, sehingga berakibat negara menjadi totaliter dan otoriter. Pertahanan dan keamanan negara harus mendasarkan pada tujuan demi tercapainya kesejahtraan hidup manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa (Sila I dan II). Pertahanan dan keamanan negara haruslah mendasarkan pada tujuan demi kepentingan warga dalam seluruh warga sebagai warga negara (Sila III). Pertahanan dan keamanan harus mampu menjamin hak-hak dasar, persamaan derajat serta kebebasan kemanusiaan (Sila V).







*    Pancasila Sebagai Paradigma Pengembangan Kehidupan Beragama
Pancasila telah memberikan dasar-dasar nilai yang fundamental bagi umat bangsa Indonesia untuk hidup secara damai dalam kehidupan beragama di negeri Indonesia yang tercinta ini. Manusia adalah sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa, oleh karena itu manusia wajib untuk beribadah kepada Tuhan yang Maha Esa dalam wilayah negara di mana mereka hidup. Namun demikian Tuhan menghendaki untuk hidup saling menghormati, karena Tuhan menciptakan umat manusia dari  laki-laki dan perempuan ini yang kemudian berbangsa-bangsa, bergolongan-golongan, berkelompok-kelompok baik sosial, politik, budaya, maupun etnis tidak lain untuk saling hidup damai yang berkemanusiaan.
Dalam pengertian inilah maka negara menegaskan dalam pokok pemikiran ke IV bahwa “ Negara berdasarkan atas Ketuhanan yang Maha Esa, atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. Negara memberikan kebebasan kepada warganya untuk memeluk agama serta menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan  masing-masing. Dengan lain perkataan  menjamin atas demokrasi di bidang agama. Setiap agama memiliki dasar-dasar ajaran-ajaran sesuai dengan kayakinan masing-masing maka dalam pergaulan hidup negara kehidupan beragama berhubungan antar pemeluk agama didasarkan atas nilai-nilai kemanusiaan yang beradab hal ini berdasarkan pada nilai bahwa semua pemeluk agama adalah sebagai dari umat manusia di dunia.






BAB IV.     KESIMPULAN
v Pada hakikatnya Pancasila harus merupakan sumber nilai, kerangka  pemikiran serta basis moralitas bagi pengembangan IPTEK.
v Pengambangan politik negara terutama dalam proses reformasi dewasa ini harus mendasarkan pada moralitas sebagaimana tertuang dalam sila-sila Pancasila sehingga, praktek-praktek politik yang menghalalkan segala cara dengan memfitnah, memprovokasi menghasut rakyat yang tidak berdosa untuk diadu domba harus segera diakhiri.
v Ekonomi harus mendasarkan pada kemanusiaan yaitu demi kesejahtraan kemanusiaan, ekonomi untuk kesejahtraan manusia sehingga kita harus menghindari diri dari pengembangan ekonomi yang hanya mendasarkan pada persaingan bebas, monopoli dan lainnya yang menimbulkan penderitaan pada manusia, menimbulkan penindasan atas manusia satu dengan lainnya.
v Suatu tugas yang maha berat bagi bengsa Indonesia pada pasca reformasi dewasa ini untuk mengembangkan aspek sosial budaya dengan berdasarkan nilai-nilai Pancasila, yang secara lebih terinci berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai Ketuhanan serta nilai keberadaban.
v Pertahanan dan keamanan haruslah diperuntukkan demi terwujudnya keadilan dalam hidup masyarakat (terwujudnya  suatu keadilan sosial) agar benar-benar negara diletakkan pada fungsi yang sebenarnya sebagai suatu negara hukum dan bukannya suatu negara yang meradasarkan atas kekuasaan.
v Kehidupan beragama dalam negara Indonesia dewasa  ini harus dikembangkan ke arah terciptanya kehidupan bersama yang penuh toleransi, saling memnghargai berdasarkan nilai kemanusiaan yang beradab.




BAB V.      DAFTAR PUSTAKA
Kaelan. 2008, Pendidikan Pancasila, Paradigma, sleman yogyakarta.



Posted by
Egyompong

More
2012, Information, Insipiration, Experiences. THANKS TO:::. Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / TERDESAKK

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger